Terong Ajaib Bertuliskan Allah Ditemukan
Lombok Utara,
Aneh tapi nyata, sebuah keajaiban Tuhan ditunjukkan melalui sebuah terong yang di dalamnya bertuliskan huruf Al-Qur’an (Allah-red).
Kejadian tersebut bermula dari salah satu warga Dusun Terengan Timur, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, KLU, Diniah (30) pada tanggal 9 Juni 2010 lalu membeli terong untuk keperluan sayur sehari-hari. Terong yang dibeli di pasar desa setempat sebanyak 5 buah, kemudian terong yang sudah dibeli tersebut dibelah dengan maksud untuk dijadikan sayur, tapi setelah dibelah terlihat ada tulisan Al- Qur’an bertuliskan Allah. Namun karena terong tersebut rusak akibat dibelah sehingga tulisan tersebut tidak terlalu kelihatan.
Keesokan harinya ia (Diniah-red) kembali membeli 5 buah terong untuk dijadikan sayur lalapan (rusu bahasa sasaq Dayan Gunung (KLU)-red) seperti biasa ia kembali membelah salah satu terong tersebut, untuk dijadikan sayur makan siang, namun alangkah kagetnya terong yang dibelah tersebut kembali ditemukan tulisan Al-qur’an bertuliskan Allah.
Kini Dusun Terengan Timur pun santer dibicarakan bahkan hampir semua dusun sekitar beramai-ramai berkunjung ke rumah Diniah untuk melihat langsung terong yang bertuliskan huruf al-Qur’an tersebut. Tak hanya warga biasa saja, berdasarkan keterangan warga sekitar, Wakil Calon Bupati KLU terpilih, H. Najmul Ahyar juga menyempatkan diri untuk melihat langsung penemuan terong ajaib tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun Suara Komunitas di lokasi, satu minggu sebelum penemuan terong ajaib tersebut, Dian putri dari Diniah yang masih duduk di bangku Tsanawiyah di salah satu Pondok pesantren (Ponpes) di KLU bermimpi melihat tulisan Allah di langit, mimpinya itu kemudian diceritakan kepada kedua orang tuanya, jarak satu minggu kemudian barulah penemuan terong ajaib ditemukan oleh ibu kandung Dian yang kini ramai dibicarakan masyarakat.
Kini Diniah dan suaminya Hamdi Kamil berniat untuk mencari bahan pengawet untuk terong ajaib tersebut dengan maksud agar dapat bertahan lama. (Adam Gita Swara FM)
- Pengalaman
- dibaca 6788x
- [1] komentar
| 04:55 |
Wanayasa, Jawa Barat. Kepadatan kendaraan yang melintas di jalur alternatif dari Jakarta menuju kota-kota bagian timur Pulau Jawa, mulai terlihat sejak Rabu (8/9) di wilayah Kecamatan Wanayasa, Berita > Jawa Barat > Ramanea FM |
| 22:48 |
Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM |
| 22:40 |
"Saya Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM |
| 22:35 |
Berita > Sumatera Utara > Diakoni FM |
| 22:22 |
Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU |
| 21:24 |
Normal 0 false Berita > Kalimantan Barat > Deman Huri |
| 15:48 |
Landak(08/09).Desa Sabaka dan Ansolok meskipun hanya berjarak 5 km sampai 12 Km dari jalur sutra, tapi kodisi jalannya yang hancur total kini menjadikannya dua desa yang terisolir Berita > Kalimantan Barat > Deman Huri |
| 12:02 |
K FM Magelang - Kepolisian Resort Kota Magelang, memasang 4 kamera closed circuit television (CCTV) di perbatasan kota. CCTV dipasang untuk memantau lalu lintas dan mengatasi kemacetan di wilayah tersebut. Berita > Magelang > K FM |
| 11:54 |
K Fm Magelang-Rencana Pemerintah Kabupaten Magelang mengalokasikan subsidi pembelian pupuk urea tahun 2010 terancam batal. Gubernur Jawa Tengah belum menyetujui usulan tersebut. Berita > Magelang > K FM |
| 10:36 |
Migrasi ke kota menyebabkan interaksi dengan suku lain di kota-kota Indonesia Pengalaman > Sumatera Utara > Hotline Tapanuli FM |
- ali13 berkata : membenahi system yang ...
- cepo ajj berkata : bapak Yth. mohon maf ...
- baok berkata : bagi pmrnth kami sbg ...
- Ibe berkata : Keikut sertaan pewarta ...
- zaenal berkata : Produk dari TAKESU ASIA ...
- al-one berkata : kpnkh Ds Borju mnjdi ...
- pupuk ajaib berkata : *** Lele panen 29 hari,Belut ...
- berkata : bagus kak fotonya aku ...
- muhammad jazri berkata : Aku banga ma kota ku ...
- andik berkata : terima kasih kalau ada ...





Wanayasa, Jawa Barat. Kepadatan kendaraan yang melintas di jalur alternatif dari Jakarta menuju kota-kota bagian timur Pulau Jawa, mulai terlihat sejak Rabu (8/9) di wilayah Kecamatan Wanayasa, 